LPI HIDAYATULLAH- Sangatlah penting bagi umat Islam untuk mempersiapkan bekal akhirat. Ada 3 amalan istimewa untuk bekal akhirat yang pahalanya mengalir terus tidak terputus meski sudah tiada.
Ya, kita perlu sadari bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara. Kita sebagai umat Islam seharusnya tidak hanya disibukan dengan urusan duniawi. Kewajiban kita sesungguhnya hidup di dunia yakni mencari bekal di akhirat kelak. Sebelum ajal menjemput, sudahkah kita persiapkan bekal untuk kehidupan kita di akhirat?
Kematian itu Pasti
Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Begitulah firman Allah dalam Al-Qur’an. Kita tidak akan pernah tau kapan kematian menjemput kita. Pastinya kita ingin mendapatkan surgaNya Allah, untuk itu mari kita persiapkan dengan matang sehingga kelak tidak ada rasa penyesalan. Penyesalan yang mendalam tiada berguna bagi orang yang meninggal dunia tanpa dibekali amal sholeh selama hidupnya di dunia.
BACA JUGA : Surat Fathir Ayat 5: Bunyi, Terjemahan dan Tafsirnya
Hadist
Usai memahami akan tujuan hidup di dunia, tentu kita akan senantiasa meningkatkan amal shaleh di dunia seperti sholat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, puasa wajib & sunnah, sholat malam, rajin sholat sunnah, menolong sesama, bertutur kata yang baik dan sebagainya.
Perlu kita ketahui dari semua amalan tersebut, terdapat 3 amalan yang pahalanya akan terus mengalir meski kita sudah tiada.
Hal ini diriwayatkan dalam hadist Imam Muslim, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلا مِنْ ثَلاثَةٍ إِلا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Apabila seorang manusia mati maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara. Yang pertama sedekah jariyah. Yang kedua, ilmu yang diambil manfaatnya. Ketiga, anak shalih yang selalu mendoakan kedua orang tuanya.”
- Sedekah Jariyah
Sedekat jariyah menjadi amal kebaikan yang pahalanya terus mengalir meski kita sudah meninggal.
Secara bahasa sedekah berasal dari bahasa arab ‘shodaqoh’ yang bermakna pemberian. Adapun jariyah bisa diartikan dengan mengalir. Sehingga secara bahasa sedekah jariyah artinya sedekah yang mengalir (terus-menerus).
Perlu dipahami, ada perbedaan antara sedekah biasa dengan sedekah jariyah. Suatu sedekah dapat dikatakan jariyah apabila sedekah tersebut dapat terus memberikan manfaat kepada orang lain meski sang pemberi tidak ada. Ini disebabkan sesuatu yang disedekahkan masih memberikan manfaat dalam durasi waktu yang lama.
Sedekah jariyah tidak memandang sedikit atau banyak harta yang kita berikan. Karena intinya ada pada keikhlasan kita dan kebermanfaatan barang. Misalnya: harta kita sedekahkan untuk pembangunan masjid, pembangunan sekolah hingga rumah sakit.
BACA JUGA : Hadist Tentang Semangat Belajar
- Ilmu yang Bermanfaat
Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap orang. Selain menambah pengetahuan kita, ilmu yang kita pelajari dapat memberi kemanfaatan bagi banyak orang.
Seseorang yang memiliki ilmu lalu ia mengamalkan ilmunya dan mengajarkannya kepada orang lain, dan orang yang ia ajarkan akhirnya mengikutinya, maka kita akan mendapatkan pahala. Pahala itu akan terus mengalir meski kita sudah tiada.
- Anak Sholeh & Sholehah
Kita kelak juga akan menjadi orang tua. Investasi terbesar orang tua untuk bekal di akhirat adalah melahirkan generasi/anak yang sholeh & sholeh.
Anak yang sholeh & sholehah bisa dilihat dari bagaimana anak bertutur kata & berperilaku, bagaimanan anak mengamalkan nilai-nilai islam dalam kehidupan sehari-harinya, beribadah, puasa dan sebagainya.
Untuk melahirkan generasi yang sholeh-sholeh tentu erat kaitannya dengan cara orang tua mendidik sang anak. Untuk itu, mari kita tanamkan akhlakul karimah pada anak-anak kita sehingga kelak anak kita bisa membawa kita ke syurgaNya Allah SWT. Karena sejatinya melahirkan anak yang sholeh & sholehah dapat menjadi bekal amalan yang tidak akan terputus meski kita sudah tiada.
Salah satu upaya menghasilkan generasi yang sholeh sholehah bisa dengan memberikan pendidikan terbaik untuk anak kita. Lembaga Pendidikan Islam Hidayatullah Semarang terus berkontribusi dalam membangun generasi Akhlakul Karimah sesuai dengan Visi-Misi kami yakni “Membangun generasi GOLD (Genius, Obedient, Lead, & Dynamic) menuju Insan Khoiru Ummah”. Tentunya didukung dengan berbagai fasilitas modern, program pembelajaran islami, dan berbasis digital (iPad class).
Nah, itulah 3 amalan istimewa yang bisa kita amalkan sebagai bekal kita di akhirat nanti. Semoga kita semua tergolong orang-orang yang kelak berada di SyurgaNya Allah SWT. Aamiin.
