SD Islam Hidayatullah Semarang menuju ke Penang, Malaysia. Total peserta adalah 20 siswa, 2 guru, dan 2 staffs dari Dejavato. Para siswa berkesempatan untuk memiliki pengalaman bagaimana menjadi siswa sekolah di Malaysia. Selama 5 hari mereka merasakan bagaimana tinggal di negeri jiran dan mempelajari budaya orang lokal di sana. Fokus dari program Student Exchange Malaysia adalah Pendidikan, sehingga sebagian besar kegiatan difokuskan di sekolah lokal. Akan tetapi, pengalaman budaya dan wisata pun kami berikan kepada seluruh peserta sehingga dapat memberikan wawasan yang luas tentang negara Malaysia.

Sekolah Rendah Al-Itqan Pulau Pinang

 

Berlokasi di Jalan Kampung Masjid, 11920 Teluk Kumbar, Pulau Pinang, Malaysia. Sekolah Rendah Islam Al-Itqan memiliki lebih kurang 220 siswa dengan 27 orang tenaga pendidik. Saat mengunjungi sekolah tersebut, peserta mengikuti kegiatan belajar dan mengajar di Sekolah Rendah Al-Itqan Teluk Kumbar, Pulau Pinang, Malaysia bersama pelajar lokal dengan level yang sama selama dua hari full yaitu pada tanggal 16 dan 17 Oktober 2018. Kegiatan belajar mengajar dimulai dengan Welcoming Ceremony bersama Pimpinan dan Guru setempat. Seusai sarapan, para peserta bersama-sama dengan siswa lokal Malaysia melakukan Sholat Dhuha di aula Sekolah. Kegiatan tersebut diisi dengan sambutan dari Guru Besar Sekolah Rendah Al-Itqan dan Ketua Lembaga Pendidikan Islam Hidayatullah. Seusai pembukaan, para peserta dan siswa lokal Malaysia berkenalan dengan teman-teman Malaysia melalui aktivitas Getting to know each other yang dipimpin oleh salah satu guru Sekolah Rendah Al-Itqan. Dalam kesempatan ini, para peserta aktif berinteraksi dengan siswa lokal Malaysia.

Sekolah Rendah Islam Al-Ikram

Berlokasi di 13300, Jalan Pokok Machang, Tasek Gelugor, Malaysia. Sekolah Rendah Islam AL-Ikram merupakan sekolah rendah berwawasan Islam dibawah Institusi Pusat Pendidikan Al-Ikram yang dinaungi oleh Pertubuham IKRAM Malaysia. Pada tanggal 18 Oktober 2018, peserta berkunjung ke Sekolah Rendah Islam Al-Ikram. Sambutan yang luar biasa disaksikan oleh seluruh peserta dan guru pendamping. Tak disangka-sangka, kami disambut layaknya tamu besar. Sambutan diawali sejak saat peserta masih berada dalam bus saat sampai di sekolah. Lalu peserta di arahkan menuju tempat duduk dan menyaksikan persembahan siswa Malaysia di depan panggung. Persembahan yang ditontonkan adalah nyanyian dan tarian lagu yang berisi selamat datang ke Pulau Pinang.

Muzium & Galeri Tuanku Fauziah Universiti Sains Malaysia

Berlokasi di Universiti Sains Malaysia, George Town, Malaysia. USM adalah universitas negeri pertama di Malaysia yang memelopori penawaran seni rupa di tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Sejak itu, banyak pameran, karya seni dan koleksi diperoleh untuk melengkapi pengajaran dan pembelajaran di USM terutamanya diletakkan di Muzium & Galeri Tuanku Fauziah.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Penang

Berlokasi di 467, Jalan Burma, George Town, 10350 George Town, Pulau Pinang, Malaysia. Merupakan perwakilan Indonesia di Penang guna meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan. Peserta disambut secara baik oleh staffs dan Interns KJRI Penang. Acara dimulai dengan sambutan yang diberikan oleh KJRI lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Ifan Mulfiana Marga selaku Ketua Lembaga Pendidikan Islam Hidayatullah Semarang. Setelahnya, salah satu Interns KJRI memberi satu presentasi mengenai cita-cita anak bangsa yang sangat komunikatif dengan anak-anak. Pada presentasi tersebut, peserta diajak untuk ekplorasi diri mengenai cita-cita mereka di masa yang akan datang. Acara dilanjutkan dengan makan-makan bersama. Menu yang disajikan adalah Bakso. Banyak peserta yang berkali-kali menambah porsi makan karena kangen dengan makanan Indonesia. Kunjungan ditutup dengan pemberian cindera mata yaitu sebuah lukisan karya siswa Sekolah Dasar Islam Hidayatullah Semarang  kepada KJRI Penang. Tak lupa sesi foto bersama pun dilaksanakan setelahnya bersama Bapak Konsulat Jenderal.

Penang Hill

Berlokasi di Penang, Malaysia. Penang Hill adalah resor bukit yang terletak di Pulau Pinang dengan ketinggian 833 di atas permukaan air laut.

Belajar dari Perjalanan Memasuki Kawasan Penang Hill

Merupakan kali pertama bagi peserta Dejavato Student Exchange untuk mengunjungi Penang Hill. Sebelum memasuki wahana Penang Hill, para peserta diberikan tiket berupa kartu digital yang di tap saat memasuki Kawasan wisata dan harus disimpan sampai keluar dari Wahana. Peserta belajar untuk mengantri dengan baik saat memasuki ruang tunggu Funicular. Lalu peserta memasuki Funicular dan merasakan bagaimana menaiki Funicular, sejenis tram menuju puncak Bukit Bendera di Penang Hill. Di dalam funicular, peserta dapat merasakan keberagaman karena banyak turis mancanegara yang berkunjung kesana.

Menikmati Pemandangan dari ketinggian 833 m di atas permukaan air laut

Begitu sampai di puncak Bukit Bendera, peserta di sambut dengan indahnya pemandangan seluruh wilayah Penang dari ketinggian 833 m di atas permukaan air laut. Pemandangan alam dan kemegahan Gedung-gedung yang berjejeran terlihat dari balkon-balkon. Selain menikmati pemandangan melalui mata secara langsung, peserta juga dapat melihat pemandangan melalui teropong yang tersedia di Kawasan dengan membayar sebanyak 1 ringgit untuk durasi selama 2 menit.

Berkunjung ke The Owl Museum

Selain berwisata peserta juga diajak untuk memasuki museum yang berisi tentang Burung Hantu. Didalam museum terdapat berbagai informasi mengenai Burung Hantu dan benda- benda unik berbentuk burung hantu.

Berbelanja oleh-oleh khas Penang, Malaysia

Seusai berwisata, peserta diberikan waktu luang untuk berbelanja oleh-oleh dan souvenir khas Penang, Malaysia.

 

Pondok Pesantren An-Nahdhoh

843, Kampung Petani, 14400 Bukit Mertajam, Pulau Pinang, Malaysia. Yayasan An-Nahdhoh merupakan Yayasan Islam yang mendirikan Pondok Pesantren dan juga membangun usaha perniagaan. Yayasan tersebut dirikan pada tahun 1999. Peserta juga diberi kesempatan untuk tinggal dan merasakan kehidupan di wilayah Pondok Pesantren An-Nahdhoh selama dua malam. Peserta disambut dengan hangat oleh warga An-Nahdhoh. Acara penyambutan diberikan oleh Yayasan yang di awali dengan ucapan terima kasih oleh Ketua Yayasan, Bapak Ustaz Abdul Mutalib Maarof, dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah SD Islam Hidayatullah Semarang. Pada kesempatan tersebut pihak Yayasan juga sudah mempersiapkan persembahan yaitu sebuah drama komedi berbahasa melayu yang sangat menghibur. Selain itu, peserta Student Exchange juga menampilkan tarian Indang dan juga membacakan salah satu surat pendek Al-Quran secara berjamaah.

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!