Seluruh pengabdi Lembaga Pendidikan Islam Hidayatullah antusias mengikuti acara inspiratif bertajuk "Membangun Komunikasi Positif, Menghilangkan Toxic Relationship", dengan menghadirkan narasumber ahli, Ibu Nurina, S.Psi., M.Psi., Psikolog, CHA, CGA.

LPIHIDAYATULLAH- Seluruh pengabdi Lembaga Pendidikan Islam Hidayatullah antusias mengikuti acara inspiratif bertajuk “Membangun Komunikasi Positif, Menghilangkan Toxic Relationship“, dengan menghadirkan narasumber ahli, Ibu Nurina, S.Psi., M.Psi., Psikolog, CHA, CGA.

Acara ini berlangsung dalam dua sesi yang terpisah. Sesi pertama, yang diadakan pada 3 Januari 2025 di Aula SMA Islam Hidayatullah, diperuntukkan bagi pengabdi di unit SMP-SMA . Sementara sesi kedua, yang berlangsung pada 4 Januari 2025 di Mushola SD Islam Hidayatullah, untuk pengabdi di unit PAUD, SD, SD 02, dan Kantor LPI.

Direktur LPI Hidayatullah, Bapak Eko Wahyu Diyono, M.Pd memberikan sambutan dalam acara bertajuk Membangun Komunikasi Positif, Menghilangkan Toxic Relationship, Jumat 3 Januari 2025
Direktur LPI Hidayatullah, Bapak Eko Wahyu Diyono, M.Pd memberikan sambutan dalam acara bertajuk Membangun Komunikasi Positif, Menghilangkan Toxic Relationship, Jumat 3 Januari 2025

Direktur LPI Hidayatullah, Bapak Eko Wahyu Diyono, M.Pd., berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan berharga, tetapi juga membawa manfaat yang nyata serta keberkahan bagi seluruh pengabdi di lingkungan LPI Hidayatullah.

“ InsyaAllah ini materi penting bagi kita. Mudah-mudahan ilmu yang kita pelajari ini membawa keberkahan dan manfaat. Kita ingin membangun Healty Relationship” ujar beliau saat memberikan sambutan, Jumat 3 Januari 2025.

Beliau juga mengingatkan kembali tentang pentingnya penerapan lima nilai dasar TOHA P yang harus dijadikan pedoman oleh seluruh pengabdi LPI Hidayatullah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pengabdi.

“ Selain membangun Healty Relationship,  para pengabdi LPI Hidayatullah harus menjadi pribadi yang Takwa, Optimis, Handarbeni, Amanah, & Profesional. Kelima nilai dasar ini penting kita hayati dalam diri kita,” tambahnya.

BACA JUGA: Begini Ciri-ciri Toxic Relationship, Faktor Penyebab dan Cara Mengatasinya Menurut Psikolog Nurina

Sekretaris Eksekutif Yayasan Abul Yatama, Bapak Edrus, S.Ag, turut mengapresiasi acara ini. Menurut beliau, para pengabdi perlu belajar etika komunikasi. Hal ini bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis dan efektif di lingkungan kerja.

“Guru adalah sosok yang sangat mulia. Sesuatu yang mulia tentu harus kita jaga, jangan sampai salah ucap. Begitu pula dengan tenaga kependidikan, yang harus senantiasa berperilaku baik, mengingat kita berada di dalam lingkup pendidikan. Kita perlu menata diri, mengatur komunikasi, serta memilih bahasa yang tepat, baik dalam menyampaikan pelajaran maupun saat berinteraksi dengan wali murid. InsyaAllah, kita semua sudah mampu menjaga akhlak yang baik,” ujar Bapak Edrus saat memberikan sambutan pada Jumat, 3 Januari 2025.

“Mari, manfaatkan acara ini semaksimal mungkin. Supaya kita tahu, bagaimana cara komunikasi yang baik, gestur, tubuh dan lainnya. Semoga bermanfaat bagi kita semua,” tambah beliau.

Acara ini berjalan lancar dan ditutup dengan sesi tanya jawab. Banyak para pengabdi yang penasaran bagaimana tips menghindari Toxic Relationship ini.

Acara “Membangun Komunikasi Positif, Menghilangkan Toxic Relationship” ini berhasil memberikan wawasan berharga kepada seluruh pengabdi LPI Hidayatullah. Dengan penerapan nilai dasar TOHA P dan etika komunikasi yang baik, diharapkan tercipta hubungan yang sehat dan harmonis di lingkungan pendidikan, membawa keberkahan serta dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan LPI Hidayatullah. Aamiin.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!