Membangun Brand Awareness LPI Hidayatullah Semarang melalui Evaluasi dan Pembentukan SPMB
LPI Hidayatullah Semarang terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memperkuat citra lembaga di mata masyarakat. Pada Sabtu, 3 Juli 2025, lembaga ini mengadakan acara pembubaran dan evaluasi panitia PPDB Tahun Ajaran 2024/2025, sekaligus pembentukan SPMB Tahun Ajaran 2027/2028. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Islam Hidayatullah ini menjadi momen strategis untuk membangun brand awareness di kalangan wali murid dan masyarakat luas.
Strategi PEPSS untuk Meningkatkan PPDB
Dalam kesempatan ini, Ustadz Eko selaku Direktur LPI Hidayatullah Semarang menyampaikan konsep PEPSS (Pendataan, Edukasi, Positioning, Promosi, Seleksi, Selling) yang dapat diterapkan dalam proses penerimaan siswa baru. Menurut beliau, PEPSS adalah formula efektif dalam dunia marketing untuk meningkatkan hasil PPDB sekaligus memperkuat posisi LPI Hidayatullah Semarang sebagai lembaga pendidikan unggulan.
Pendataan sebagai Fondasi Awal
Pendataan merupakan langkah pertama yang dilakukan LPI Hidayatullah Semarang untuk mengumpulkan informasi calon siswa. Data ini akan menjadi dasar pemberian edukasi dan promosi yang tepat sasaran. Dalam konteks ini, segmen audiens untuk PAUD dan SD fokus pada orang tua, sementara untuk SMP sekitar 50% melibatkan anak, dan SMA hingga 80% melibatkan anak sebagai pengambil keputusan. Strategi ini membantu LPI Hidayatullah Semarang memahami kebutuhan masing-masing segmen.
Edukasi untuk Meningkatkan Kesadaran Merek
Tahap edukasi bertujuan memberikan pemahaman kepada calon wali murid mengenai keunggulan LPI Hidayatullah Semarang. Edukasi yang tepat akan menumbuhkan kesadaran merek sehingga calon siswa dan orang tua yakin memilih lembaga ini. Informasi yang diberikan mencakup kualitas pendidikan, akhlak, fasilitas, hingga kegiatan ekstrakurikuler yang membedakan LPI Hidayatullah Semarang dengan sekolah lain.
Positioning: Menonjolkan Keunggulan yang Unik
Ustadz Eko menekankan pentingnya positioning bagi LPI Hidayatullah Semarang. Menurut beliau, setiap sekolah harus memiliki keunggulan yang berbeda dan tidak boleh sama dengan kompetitor. Keunggulan tersebut bisa berupa akhlak yang baik, program unggulan, atau fasilitas yang sudah terbukti memberikan nilai tambah. Positioning tidak hanya berdasarkan fakta, tetapi juga persepsi masyarakat, sehingga perlu dilakukan survei dan pengisian kuesioner secara berkala.
Baca Juga: Hidayatullah Semarang Tidak Memiliki Kaitan dengan Hidayatullah Lain di Indonesia
Promosi yang Tepat Sasaran
Promosi menjadi langkah penting untuk mempengaruhi calon wali murid yang sudah mendapatkan edukasi. LPI Hidayatullah Semarang merancang promosi yang efektif dan menarik, baik secara online maupun offline, agar pesan dapat tersampaikan secara maksimal. Promosi ini bukan hanya mengenalkan sekolah, tetapi juga membangun kepercayaan yang mendukung brand awareness.
Seleksi dan Selling: Mengubah Prospek Menjadi Siswa
Tahap seleksi dilakukan untuk memastikan calon siswa sesuai dengan visi misi LPI Hidayatullah Semarang. Setelah itu, tahap selling menjadi momentum penting untuk mengubah calon siswa menjadi siswa terdaftar. Kemampuan tim untuk mengajak wali murid segera mendaftar akan menentukan keberhasilan penerimaan siswa baru.
Pembentukan Tim SPMB Baru
Acara ini juga menjadi momen pembentukan tim baru SPMB yang menggantikan istilah PPDB. Menurut Ustadz Eko, penugasan dalam tim SPMB tidak bisa diganti seluruhnya. Harus ada anggota senior yang tetap bertugas agar kesinambungan kerja tetap terjaga. Dengan demikian, pengalaman dan pengetahuan dari tim sebelumnya dapat menjadi bekal bagi anggota baru.
Apresiasi dari Yayasan Abul Yatama
Ustadz Faiz, selaku Sekretaris Eksekutif Yayasan Abul Yatama, turut memberikan sambutan. Beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia PPDB tahun ini atas kerja sama dan dedikasi mereka. Menurut beliau, keberhasilan LPI Hidayatullah Semarang dalam menarik calon siswa tidak lepas dari sinergi yang baik antarunit pendidikan, mulai dari TPA, KB, TK, hingga SMA.

Keunggulan LPI Hidayatullah Semarang yang Patut Dipublikasikan
Salah satu hal yang menjadi nilai tambah LPI Hidayatullah Semarang adalah keberadaan konsultan psikologi yang tidak dimiliki semua lembaga pendidikan. Keunggulan ini dapat menjadi bagian penting dari promosi karena memberikan nilai lebih bagi calon wali murid yang mengutamakan pendidikan karakter dan kesehatan mental anak.
Sinergi untuk Syiar Pendidikan
Ustadz Faiz berharap tim SPMB yang baru dapat bekerja sama dengan baik untuk syiar pendidikan di semua unit LPI Hidayatullah Semarang. Sinergi yang solid akan memperkuat brand awareness dan memastikan lembaga ini semakin dikenal luas sebagai pilihan utama pendidikan Islam berkualitas di Semarang.
Kesimpulan
Acara evaluasi PPDB dan pembentukan SPMB yang digelar pada 3 Juli 2025 menjadi langkah strategis LPI Hidayatullah Semarang dalam memperkuat brand awareness. Dengan penerapan strategi PEPSS, promosi yang tepat sasaran, dan kerja sama tim yang solid, LPI Hidayatullah Semarang siap menghadapi tahun ajaran baru dengan optimisme tinggi.
