Penerima penghargaan dalam acara Hidayatullah Award & Motivation, Kamis 10 Juli 2025 di Mushola SD Islam Hidayatullah

LPI HIDAYATULLAH- Suasana Mushola SD Islam Hidayatullah Semarang pada Kamis, 10 Juli 2025, terasa berbeda dari biasanya. Sejak pukul 08.00 WIB, para pendidik dan tenaga kependidikan dari jenjang PAUD hingga SMA serta pengurus Yayasan Abul Yatama Semarang telah berkumpul dalam sebuah acara istimewa: Hidayatullah Award & Motivation 2025.

Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen reflektif dan inspiratif bagi seluruh pengabdi Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Hidayatullah. Dibuka dengan pengarahan dari Ustad Eko Wahyu Diyono, M.Pd selaku Direktur LPI Hidayatullah Semarang. Para peserta diajak kembali meneguhkan nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi dalam menjalankan tugas sebagai pengabdi pendidikan Islam.

“ Sebagai pengabdi di lingkungan Hidayatullah, kita harus memahami dan mengamalkan nilai dasar, kode etik, serta memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan,” tegas beliau dalam sambutannya.

BACA JUGA : TRAINING SERVICE EXCELLENCE FOR LEADER

Empat standar kompetensi dijelaskan dengan jelas:

  1. Standar Kompetensi Keislaman. Bagaimana pengabdi itu harus cakap dalam membaca Al-Qur’an, sholat berjamaah, ibadah harian, dzikir, doa.
  2. Standar Kompetensi Profesional. Dalam hal ini, profesional dalam praktek pembelajaran. “Ini harus jadi standar kompetensi supaya kita bisa mendidik anak kita menjadi generasi yang berprestasi,” ungkap beliau.
  3. Standar Kompetensi Ke Hidayatullahan. Dengan meyakini nilai dasar pengabdi hingga visi dan misi Hidayatullah.
  4. Standar Kompetensi Penujang Profesi. Disini pelayanan harus prima.

Tak kalah penting, Ketua Yayasan Abul Yatama, Ustad Umar Toha, MBA, memberikan penekanan khusus pada nilai ketakwaan sebagai landasan utama pengabdian.

“ Nilai dasar yang utama itu takwa. Dengan meningkatkan ibadah, menjauhi larangan. Yang paling penting kita tanamkan pada anak didik kita, amanah kejujuran.

Beliau juga mengajak seluruh pengabdi untuk menjadikan momen Hidayatullah Award & Motivation ini sebagai pelecut semangat, bukan sekadar ajang selebrasi.

“Yang menerima penghargaan, bersyukurlah. Tapi jangan berbangga diri. Yang belum, jangan berkecil hati. Jadikan ini motivasi untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kinerja,” tambahnya.

Sesi motivasi dilanjutkan oleh Dewan Pembina Yayasan Abul Yatama, Ustad Hasan Toha, MBA, yang menekankan pentingnya profesionalisme dan ketakwaan dalam membangun mutu pendidikan Islam. Pesan beliau disambut antusias dan menjadi refleksi mendalam bagi seluruh peserta.

Ustad Hasan Toha, MBA memberikan motivasi kepada seluruh pengabdi dalam acara Hidayatullah Award.
Ustad Hasan Toha, MBA memberikan motivasi kepada seluruh pengabdi dalam acara Hidayatullah Award.

Apresiasi bagi Para Pengabdi

Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada 36 orang pengabdi yang terbagi dalam berbagai kategori:

  • Penghargaan Dedikasi: Guru kelas, guru mapel, guru Al-Qur’an, serta tenaga kependidikan terbaik.
  • Penghargaan Kesetiaan
  • Penghargaan Umroh
  • Penghargaan Beasiswa Putra-Putri Pengabdi
  • Penghargaan Inovasi
  • Penghargaan Prestasi Individu
  • Penghargaan Pembimbing Siswa Berprestasi
  • Penghargaan Prestasi Sekolah

Satu per satu nama disebut. Suasana menjadi haru dan membahagiakan saat para penerima naik ke depan untuk menerima apresiasi. Wajah-wajah terkejut, senyum bangga, dan air mata syukur menyelimuti momen tersebut. Banyak dari mereka yang tak menyangka kerja keras dan pengabdian mereka dihargai dengan begitu istimewa.

Lebih dari Sekadar Penghargaan

Hidayatullah Award & Motivation 2025 membuktikan bahwa apresiasi adalah bagian penting dari proses membangun ekosistem pendidikan yang sehat, kompeten, dan penuh ruh ketakwaan. Semangat kolaborasi, profesionalisme, dan keikhlasan pengabdian yang terpancar dari acara ini menjadi cermin arah masa depan LPI Hidayatullah – sebagai lembaga yang bukan hanya mencetak prestasi akademik, tapi juga membina jiwa dan karakter Islami generasi muda.

Semoga semangat pengabdian ini terus menyala, dan setiap langkah para pengabdi menjadi amal jariyah yang mengalirkan kebaikan hingga akhir hayat, Aamiin.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!