
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas terbitnya Edisi ke-7 e-Buletin Hidayatullah. Edisi kali ini mengangkat tajuk utama:
“Luar Biasanya Pendidikan Hidayatullah”, yang menyoroti keberhasilan lembaga ini dalam melahirkan generasi Qur’ani yang bukan hanya mampu membaca, tetapi juga mengajar Al-Qur’an.
Setiap lulusan SMA Islam Hidayatullah (SMAHA) telah dibekali sertifikat pengajar Al-Qur’an berstandar Ummi Foundation, menjadikan mereka bagian dari ratusan alumni yang siap berdakwah dan menebar cahaya Al-Qur’an di masyarakat. Ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di Hidayatullah tidak hanya mencetak siswa cerdas secara akademik, tetapi juga berjiwa da’i dan berakhlak mulia.
Selain tajuk utama, berbagai kegiatan inspiratif dari tiap unit juga turut mewarnai edisi pekan ini.
Di jenjang SMA Islam Hidayatullah (SMAHA), inovasi terus berjalan melalui program-program kreatif bertema “SMAHA Terus Berinovasi, Menebar Inspirasi!” yang menumbuhkan semangat belajar dan kepemimpinan siswa.
Dari SMP Islam Hidayatullah, para siswa mendapatkan pengalaman berharga melalui English Camp di Kampung Inggris Pare, tempat mereka berlatih bahasa Inggris intensif dan belajar mandiri di lingkungan yang mendukung suasana belajar global.
Sementara itu, SD Islam Hidayatullah menggelar kegiatan Penguatan Organisasi Sekolah, yang menumbuhkan tanggung jawab dan kepemimpinan sejak dini. Tak kalah penting, SD Islam Hidayatullah 02 melaksanakan pemberhentian dan pembentukan Komite Sekolah sebagai wujud kolaborasi dan sinergi antara sekolah dengan orang tua untuk kemajuan bersama.
Dari jenjang usia dini, PAUD Islam Hidayatullah mengajak anak-anak untuk berkunjung ke Fakultas Peternakan UNDIP. Kegiatan edukatif ini memberi pengalaman langsung tentang dunia hewan dan alam ciptaan Allah, menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap makhluk hidup.
Dalam warta QLC, ringkasan kajian rutin bersama Habib Jafar Musawwa membahas tentang puncak dari amal adalah akhlak yang baik. Hal ini sejalan dengan pendidikan di Hidayatullah yang terus berupaya menanamkan nilai-nilai tersebut, agar setiap siswa tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan bermanfaat bagi umat.
Selamat membaca dan mengambil inspirasi dari setiap kisah kebaikan yang kami hadirkan.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Redaksi
E-Buletin LPI Hidayatullah Semarang
Warta terkini perkembangan sekolah & kegiatan siswa selama sepekan yang dirangkum dalam buletin online informatif dan mudah diakses kapan saja dengan akses internet.
PEMBUKAAN SPMB TAHUN AJARAN 2026/2027
Eko Wahyu D., M.Pd.
Adi Suipto, S.Pd.
Suci Wulansari, M.Pd.
Pimpinan Redaksi
Tarto, M.Pd.
Dewan Redaksi
Videa Salsabila W., S.K.M.
Devi Anggraini, S.M.
Yasiva Ayu P., S.Pd.
Kontributor:
Kehumasan PAUDIH
Kehumasan SDIH
Kehumasan SDIH 02
Kehumasan SMPIH
Kehumasan SMAIH
Melalui program SMAHA Journey, siswa dan guru berbagi semangat belajar berbasis teknologi ke berbagai sekolah, mewujudkan prinsip Inspire, Imagine, Impact dari Apple Distinguished School.
Siswa SMP Islam Hidayatullah mengikuti English Camp di Kampung Inggris Pare.
Selama delapan hari, mereka belajar dan berlatih berbicara bahasa Inggris dalam suasana yang seru dan inspiratif. 🌿✨
Organisasi sekolah berperan penting dalam membentuk karakter siswa. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar untuk berani mengambil peran, menghargai kerja sama tim, dan mengembangkan kemampuan memimpin dengan tanggung jawab.
Masa jabatan pengurus Komite sebelumnya telah berakhir, sehingga diperlukan pembentukan kepengurusan baru agar roda organisasi tetap berjalan. Dalam prosesnya, beberapa anggota lama kembali dipercaya untuk melanjutkan tugas..
Anak-anak PAUD Islam Hidayatullah belajar langsung mengenal hewan ternak di Fakultas Peternakan UNDIP, menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap makhluk hidup.
Puncak dari amal adalah akhlak yang baik
Beliau menjelaskan, seseorang bisa saja memiliki pangkat tinggi atau pengetahuan luas, tetapi jika tidak disertai dengan akhlak yang baik, maka belumlah sempurna pemahamannya terhadap agama.
Biidznillah, Hidayatullah cetak ratusan pengajar Al Qur'an
Pendidikan di Hidayatullah bukan sekadar proses belajar mengajar. Ia adalah perjalanan membentuk generasi Qur’ani, generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman, berakhlak mulia, dan mampu menebar kebaikan di tengah masyarakat.
Sejak awal berdirinya, LPI Hidayatullah Semarang telah menegaskan komitmennya bahwa pendidikan Islam sejati adalah pendidikan yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pusatnya. Dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA, seluruh sistem pendidikan di Hidayatullah dirancang agar setiap anak mengenal, mencintai, membaca, menghafal, dan mengajarkan Al-Qur’an dengan benar.
Pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan Hidayatullah dilakukan dengan pendekatan bertahap dan berjenjang, menyesuaikan usia dan perkembangan siswa.
Setiap kali siswa menyelesaikan sejumlah halaman bacaan, mereka akan mengikuti ujian kenaikan tahap (tahsin dan tahfidz) sebelum naik ke level berikutnya. Ujian ini dilakukan secara terstruktur, sehingga guru dapat memantau perkembangan bacaan dan hafalan secara detail.
Keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an di Hidayatullah tak lepas dari peran para guru profesional bersertifikat Ummi Foundation. Mereka tidak hanya menguasai metodologi pembelajaran, tetapi juga mendidik dengan hati, menanamkan adab sebelum ilmu, dan kesabaran dalam setiap proses belajar.
Selain pembelajaran harian, siswa juga akan mengikuti munaqosyah — sebuah proses ujian bacaan dan hafalan dengan penguji dari internal maupun eksternal Hidayatullah.
Di akhir tahun pelajaran, siswa menampilkan hasil belajarnya dalam uji publik pada momen akhirussanah, sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik sekaligus dakwah kepada masyarakat.
Keistimewaan pendidikan di Hidayatullah tidak berhenti pada kemampuan membaca dan menghafal saja.
Setiap siswa yang telah menempuh pendidikan hingga SMA Islam Hidayatullah (SMAHA) akan mendapatkan pembekalan menjadi pengajar Al-Qur’an.
Melalui program micro teaching, para siswa dilatih mengajar dengan metode dan standar pengajaran Ummi Foundation. Setelah lulus, mereka tidak hanya membawa ijazah akademik, tetapi juga sertifikat resmi sebagai pengajar Al-Qur’an.
Dengan demikian, setiap lulusan SMAHA siap menjadi da’i muda, pembawa cahaya Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Mereka bukan hanya mampu bersaing di dunia akademik dan profesional, tetapi juga memiliki jiwa dakwah dan tanggung jawab moral untuk menebar kebaikan.
Ratusan siswa lulusan Hidayatullah telah tersebar di berbagai daerah. Mereka menjadi pengajar, aktivis dakwah, dan teladan di lingkungannya.
Inilah bukti nyata keberhasilan sistem pendidikan Hidayatullah yang tidak hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga melahirkan pribadi yang Qur’ani dan berakhlak karimah.
Prinsip pendidikan Hidayatullah sederhana namun mendalam:
“Puncak dari amal adalah akhlak yang baik.”
Pendidikan yang berorientasi pada Al-Qur’an bukan hanya membentuk kecerdasan spiritual, tetapi juga melahirkan generasi unggul yang berkarakter dan berdaya guna bagi umat.
Melalui pembelajaran yang terukur, pembimbing yang profesional, serta sistem yang berkelanjutan, Hidayatullah membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang luar biasa — bukan karena fasilitasnya semata, tetapi karena kesungguhannya dalam melahirkan generasi pengemban Al-Qur’an.
Semoga semangat Qur’ani ini terus mengalir, menerangi setiap langkah siswa dan alumni Hidayatullah untuk menjadi penerus peradaban Islam yang penuh cahaya.
“Dididik dengan Al-Qur’an, Hidup bersama Al-Qur’an, dan Menebar cahaya Al-Qur’an untuk dunia.”
Sebagai sekolah Islam pertama di Jawa Tengah yang meraih predikat Apple Distinguished School (ADS), SMA Islam Hidayatullah (SMAHA) terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inspiratif, dan berdampak.
Prinsip Inspire, Imagine, dan Impact menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pengembangan sekolah, baik dalam kegiatan akademik, karakter, maupun teknologi.
Salah satu bentuk nyata penerapan prinsip Impact tersebut diwujudkan melalui program unggulan bertajuk SMAHA Journey — sebuah kegiatan kolaboratif yang dirancang untuk menebar inspirasi dan semangat belajar inovatif ke berbagai sekolah di sekitar Semarang.
Kegiatan SMAHA Journey melibatkan perwakilan siswa-siswi kelas XI dan XII bersama guru pendamping. Tim ini berkeliling ke sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk berbagi pengalaman, memperkenalkan pembelajaran berbasis teknologi Apple, serta menumbuhkan semangat kolaborasi dan kreativitas di kalangan pelajar muda.
Pada Rabu, 10 Oktober 2025, tim SMAHA Journey berkesempatan mengunjungi SMP TQ Diponegoro Semarang. Kedatangan mereka disambut hangat oleh seluruh keluarga besar sekolah.
Kepala SMP TQ Diponegoro, Ustadz Ardian Puguh Setiabudi, M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya:
“Terima kasih kepada SMAHA yang telah mengenalkan teknologi dan pembelajaran menarik bagi siswa-siswi kami. Semoga ke depan mereka dapat menjadi bagian dari keluarga besar SMAHA,” ujar beliau.
Sebanyak 90 siswa kelas IX mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan minat dan aktivitas pembelajaran.
Kegiatan berlangsung dinamis dan menyenangkan. Para peserta tampak antusias mencoba berbagai fitur teknologi yang sebagian besar baru mereka kenal.
Salah satu peserta, Aisyah, berbagi kesan:
“Ini pertama kali saya menggunakan iPad. Saya suka menggambar, dan ternyata menggambar di iPad itu menyenangkan sekali!” tuturnya dengan penuh semangat.
Melalui SMAHA Journey, SMAHA tidak hanya memperkenalkan teknologi pembelajaran, tetapi juga menanamkan nilai inovasi, keberanian berkreasi, dan semangat berbagi ilmu. Program ini menjadi bukti bahwa teknologi, jika digunakan secara tepat, mampu menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islami.
Sebagai bagian dari Apple Distinguished School, SMAHA berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman — kreatif dalam berpikir, cerdas dalam berkarya, dan berakhlak dalam setiap tindakan.
Dengan semangat Inspire, Imagine, dan Impact, SMAHA siap melangkah lebih jauh menjadi pelopor pendidikan digital yang humanis, inovatif, dan berdaya guna bagi umat dan bangsa.

SMP Islam Hidayatullah

Program outing class menjadi salah satu metode belajar yang efektif karena peserta didik dapat menyerap informasi lebih mendalam melalui pengalaman langsung. Dengan berinteraksi dan mengamati secara nyata, siswa memperoleh pembelajaran baru sekaligus kemampuan beradaptasi dalam lingkungan masyarakat.
SMP Islam Hidayatullah, sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen mengembangkan potensi akademik dan karakter siswa, menyelenggarakan kegiatan English Camp di Pare, Kediri, pada 1–8 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 152 siswa kelas VIII dan 12 guru pendamping.
Kampung Inggris Pare dipilih sebagai lokasi karena memiliki suasana belajar yang khas dan kondusif. Terletak sekitar 20 kilometer dari Kota Kediri, kawasan ini memungkinkan siswa untuk berkomunikasi penuh dalam bahasa Inggris, baik di kelas maupun di lingkungan sekitar.
Pembelajaran di FEE (Future English Education) Centre Pare berlangsung penuh waktu, dari pukul 06.00 hingga 20.30 WIB selama enam hari. Siswa mempelajari empat keterampilan utama: speaking, grammar, vocabulary, dan listening.
Selain belajar di kelas, peserta juga mengikuti kegiatan pendukung seperti:
“Kegiatan English Camp kemarin sangat seru. Saya bisa belajar bahasa Inggris bersama teman-teman. Selama delapan hari di sana, kami diajarkan disiplin dan tanggung jawab,” ujar Caka Haidar, siswa kelas 8C.
Senada, Khansa, siswa kelas 8D menuturkan, “Fasilitas di Pare sangat nyaman, tutor-tutornya ramah, dan makanannya enak. Saya merasa betah dan berharap programnya bisa lebih lama.”
Ibu Any Seytawati Prabarini, S.Pd., guru pendamping, menuturkan bahwa anak-anak sangat menikmati kegiatan ini. “Awalnya masih ada yang homesick, tapi lama-lama mereka kerasan bahkan ada yang usul supaya programnya sebulan,” ungkapnya sambil tersenyum.
Beliau berharap, program English Camp ini menjadi pengalaman berharga yang memotivasi siswa untuk lebih percaya diri berbicara dalam bahasa Inggris serta menanamkan kebiasaan positif selama belajar di luar rumah.
SD ISLAM HIDAYATULLAH
Siswa kelas 4 dan 5 SD Islam Hidayatullah mengikuti kegiatan Penguatan Organisasi Sekolah sebagai bagian dari program pembinaan karakter dan kepemimpinan siswa.
Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk memahami peran dan tanggung jawab dalam berbagai organisasi sekolah, seperti PUSCIL (Petugas Upacara Sekolah), DOKCIL (Dokter Kecil), dan PKS (Patroli Keamanan Sekolah).
Program ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, disiplin, serta rasa tanggung jawab sejak dini, sekaligus memperkenalkan pentingnya kerja sama dan komunikasi efektif dalam kehidupan sekolah.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama yang baik antara SD Islam Hidayatullah dengan beberapa lembaga mitra, yaitu RS Hermina Banyumanik, Polsek Banyumanik, dan Perpustakaan Wilayah Jawa Tengah.
Kolaborasi ini memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar langsung dari para profesional di bidangnya — mulai dari praktik menjaga kesehatan, menjaga ketertiban lingkungan sekolah, hingga menumbuhkan minat baca dan literasi.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermakna.
Organisasi sekolah berperan penting dalam membentuk karakter siswa. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar untuk berani mengambil peran, menghargai kerja sama tim, dan mengembangkan kemampuan memimpin dengan tanggung jawab.
Selain melatih kemampuan sosial, kegiatan ini juga membantu menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan empati dalam diri siswa.
Mereka belajar bahwa menjadi pemimpin tidak hanya berarti memberi perintah, tetapi juga melayani dan memberi teladan bagi teman-teman sebayanya.
Dengan semangat yang tinggi, seluruh peserta kegiatan diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di rumah.
Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun generasi pemimpin masa depan yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Selamat bertugas untuk para anggota baru PUSCIL, DOKCIL, dan PKS!
Teruslah bersemangat, berkontribusi, dan menjadi bagian dari generasi yang tangguh serta siap membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitar. 🌟
📌 INFO SISTEM PENERIMAAN MURID BARU (SPMB) TAHUN 2026/2027
📞 Info Pendaftaran: 082241827175 – Admin SPMB
💻 Pendaftaran Online: https://direct.me/sdislamhidayatullahsemarang
SD ISLAM HIDAYATULLAH 02

Sabtu, 19 September 2025, menjadi hari yang penuh aktivitas di SD Islam Hidayatullah 02. Di hari itu, sekolah melaksanakan pemberhentian dan pembentukan pengurus Komite Sekolah periode 2025/2026.
Selain kegiatan tersebut, terdapat pula empat agenda lain yang berlangsung secara bersamaan: pembinaan rutin Sabtu, LTS Semester Gasal, Survei Lingkungan Belajar (Surlingjar), serta undangan pernikahan salah satu guru, Bu Tantri. Sebuah hari yang padat namun sarat makna.
Masa jabatan pengurus Komite sebelumnya telah berakhir, sehingga diperlukan pembentukan kepengurusan baru agar roda organisasi tetap berjalan. Dalam prosesnya, beberapa anggota lama kembali dipercaya untuk melanjutkan tugas, sementara yang lain menuntaskan masa baktinya.
Menariknya, para anggota komite yang tidak lagi menjabat tetap menunjukkan semangat kolaboratif dengan berkomitmen mendukung program-program sekolah secara aktif.
Wakil Kepala Sekolah, Ibu Wiwik, menyampaikan apresiasinya terhadap proses pembentukan kepengurusan kali ini.
“Bersyukur, Komite SD Islam Hidayatullah 02 tahun 2025/2026 telah terbentuk secara objektif. Anggota yang terpilih berkenan melaksanakan tugas dengan senang hati. Mereka juga berkomitmen mendukung sekolah serta menjadi penghubung komunikasi antara sekolah dan orang tua,” ujarnya.
Serah terima jabatan dilakukan oleh Ibu Ratna Arum Sari (Bu Nana) selaku Kepala Sekolah kepada Bapak Agil, Ketua Komite yang baru.
Momen tersebut menandai dimulainya babak baru kerja sama antara sekolah dan para orang tua dalam mendukung kemajuan pendidikan di SD Islam Hidayatullah 02.
Kepengurusan Komite yang baru diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara sekolah dan wali murid. Dengan adanya sinergi yang baik, seluruh pihak dapat bergerak bersama mewujudkan visi SD Islam Hidayatullah 02 sebagai sekolah Islam yang unggul, inspiratif, dan berkarakter.
Semoga kolaborasi ini membawa keberkahan, memperkuat hubungan antara sekolah dan keluarga, serta menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi berprestasi dan berakhlak mulia.
Kunjungan Edukatif PAUDIH ke Fakultas Peternakan UNDIP: Belajar Langsung tentang Binatang
Pada Selasa–Rabu, 7–8 Oktober 2025, murid-murid TK A dan TK B PAUD Islam Hidayatullah mengikuti kegiatan Eksplorasi serta Penguatan Karakter dan Pengetahuan (PKP) dengan topik Binatang.
Kegiatan ini dilaksanakan di Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro Semarang sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman nyata (learning by doing).
Melalui kunjungan ini, anak-anak diajak mengenal lebih dekat dunia hewan ternak—mulai dari jenis-jenisnya, cara perawatan, hingga peran penting peternakan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan semacam ini menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kepedulian terhadap makhluk hidup, serta karakter tanggung jawab dan kasih sayang.
Pagi hari, kegiatan diawali dengan doa bersama dan persiapan keberangkatan di sekolah. Anak-anak berangkat dengan wajah ceria dan semangat tinggi. Di dalam kendaraan, suasana terasa ramai dan gembira—mereka bernyanyi bersama sepanjang perjalanan menuju kampus UNDIP.
Sesampainya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh kakak-kakak mahasiswa yang menjadi pemandu. Anak-anak tampak antusias saat diajak menjelajahi area peternakan. Mereka mengamati sapi, kambing, dan rusa, sambil mendengarkan penjelasan tentang cara memelihara dan merawat hewan-hewan tersebut.
Kegembiraan semakin terlihat ketika anak-anak mulai berani bertanya dan mengungkapkan rasa ingin tahunya. Setiap momen dipenuhi tawa, semangat, dan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Kegiatan kunjungan ke peternakan ini menjadi pembelajaran bermakna bagi anak-anak PAUDIH. Selain mengenal hewan dan lingkungan, mereka juga belajar tentang sikap sopan, sabar, serta tanggung jawab dalam berinteraksi dengan makhluk hidup.
Melalui kegiatan seperti ini, PAUD Islam Hidayatullah terus berkomitmen memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya mengasah pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter islami dan peduli terhadap ciptaan Allah.

🌿 Hikmah
Kajian pembinaan rutin bagi pengabdi SPI Hidayatullah Yayasan Abul Yatama Semarang kembali dilaksanakan pada Sabtu, 4 Oktober 2025, bertempat di SD Islam Hidayatullah, Jalan Durian Selatan, Banyumanik.
Pada kesempatan kali ini, kajian membahas Kitab Arbain Nawawi, dengan pemateri Habib Jafar Musawwa.
Dalam penyampaiannya, Habib Jafar menekankan bahwa seluruh amal dan ilmu dalam Islam berpuncak pada akhlak yang baik.
“Puncak dari segala amal adalah akhlak yang baik. Puncak dari ilmu adalah akhlak yang baik. Dan puncak dari ibadah adalah akhlak mulia,” tutur beliau.
Beliau menjelaskan, seseorang bisa saja memiliki pangkat tinggi atau pengetahuan luas, tetapi jika tidak disertai dengan akhlak yang baik, maka belumlah sempurna pemahamannya terhadap agama.
Habib Jafar mengutip sabda Rasulullah ﷺ,
"Sesungguhnya aku hanyalah diutus untuk menyempurnakan akhlak yang luhur." (HR. Ahmad no. 8952 dan Al-Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 273 — shahih menurut Al-Albani)
Beliau menegaskan bahwa akhlak merupakan cerminan keimanan seseorang. Semakin kokoh aqidah dan keimanan seseorang, seharusnya semakin baik pula akhlaknya.
Rasulullah ﷺ juga bersabda,
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR. Tirmidzi no. 1162 — shahih menurut Al-Albani)
Artinya, ukuran keimanan seseorang tidak hanya diukur dari banyaknya ibadah, tetapi juga dari bagaimana ia bersikap kepada orang lain — baik dalam tutur kata, perilaku, maupun kepekaan sosial.
Dalam hadits lain, Rasulullah ﷺ bersabda,
“Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah mereka yang paling bagus akhlaknya.” (HR. Tirmidzi no. 1941 — hasan menurut Al-Albani)
Hadits ini menunjukkan bahwa akhlak bukan sekadar pelengkap dalam ibadah, melainkan bagian penting yang dapat mendekatkan seorang hamba dengan Rasulullah ﷺ kelak di akhirat.
Bahkan, akhlak yang baik dapat mengantarkan seseorang mencapai derajat yang sama dengan orang yang rajin berpuasa dan shalat malam. Rasulullah ﷺ bersabda,
“Sesungguhnya seorang mukmin bisa meraih derajat orang yang rajin berpuasa dan shalat dengan sebab akhlaknya yang luhur.” (HR. Ahmad no. 25013 dan Abu Dawud no. 4165 — shahih menurut Al-Albani)
Melalui kajian ini, para pengabdi diingatkan kembali bahwa membangun akhlak yang mulia bukan hanya urusan pribadi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial dan spiritual.
Akhlak yang baik mencerminkan kedalaman iman dan menjadi bekal penting dalam menjalankan amanah sebagai pendidik dan pelayan umat.
Semoga melalui pembinaan rutin ini, seluruh pengabdi LPI Hidayatullah dapat terus meneladani Rasulullah ﷺ dalam akhlak, menebarkan kebaikan di lingkungan kerja, dan menjadi contoh nyata bagi peserta didik serta masyarakat.
Referensi: