
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Alhamdulillah, kita kembali berjumpa di Edisi ke-6 e-Buletin Hidayatullah. Tema pekan ini adalah Continuous Improvement: Pendidikan Terbaik untuk Generasi Terbaik Umat Islam.
Komitmen Hidayatullah untuk terus menghadirkan pendidikan terbaik tampak dalam berbagai program menarik yang dirancang di setiap unit sekolah.
Di SMA Islam Hidayatullah (SMAHA), hadir program SMAHA Journey, sebuah eksplorasi sekolah yang mengajak calon siswa dan orang tua mengenal lebih dekat kehidupan di SMAHA, mulai dari suasana belajar, kegiatan ekstrakurikuler, hingga budaya Islami yang khas.
Di SMP Islam Hidayatullah, siswa diajak menumbuhkan semangat entrepreneur melalui kunjungan inspiratif ke UMKM Tahu Serasi Bandungan, memberi mereka pengalaman nyata tentang dunia usaha.
Sementara itu, SD Islam Hidayatullah (SDIH) memberi ruang anak-anak untuk menjadi entrepreneur kecil lewat kegiatan Market Day, tempat mereka belajar berdagang, berinteraksi, dan mengasah kreativitas sejak dini.
Tak kalah penting, SD Islam Hidayatullah 02 juga bersiap menghadirkan program unggulan baru mulai tahun ajaran 2026/2027, yaitu kelas Tahfidz dan Bilingual.
“Program ini merupakan jawaban atas harapan masyarakat,” tutur Bu Nana, selaku kepala sekolah SDIH 02, penuh optimisme.
Dari PAUD Islam Hidayatullah, anak-anak belajar irama dan kebersamaan melalui kegiatan musik sambil bermain. Suasana penuh keceriaan ini meneguhkan bahwa pembelajaran sejak dini bukan hanya soal akademik, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kebersamaan.
Semoga berbagai upaya perbaikan berkelanjutan ini semakin menegaskan komitmen Hidayatullah dalam memberikan pendidikan terbaik untuk generasi terbaik umat Islam.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Redaksi
Warta terkini perkembangan sekolah & kegiatan siswa selama sepekan yang dirangkum dalam buletin online informatif dan mudah diakses kapan saja dengan akses internet.
PEMBUKAAN SPMB TAHUN AJARAN 2026/2027
Eko Wahyu D., M.Pd.
Adi Suipto, S.Pd.
Suci Wulansari, M.Pd.
Pimpinan Redaksi
Tarto, M.Pd.
Dewan Redaksi
Videa Salsabila W., S.K.M.
Devi Anggraini, S.M.
Yasiva Ayu P., S.Pd.
Kontributor:
Kehumasan PAUDIH
Kehumasan SDIH
Kehumasan SDIH 02
Kehumasan SMPIH
Kehumasan SMAIH
"SMAHA Journey ajak siswa SMP menjelajah kehidupan sekolah, mencoba kegiatan seru, dan menemukan potensi baru di SMAHA."
SMP Islam Hidayatullah Tanamkan Jiwa Entrepreneur ke siswa
"Siswa kelas VII SMP Islam Hidayatullah belajar langsung proses usaha di UMKM Tahu Serasi Bandungan, menumbuhkan semangat entrepreneur sejak dini."
"Market Day SDIH hadir sebagai puncak tema semester 1, melatih kreativitas, kewirausahaan, dan kejujuran anak-anak sejak dini."
"SDIH 02 memperkenalkan kelas tahfiz dan bilingual sebagai program unggulan baru, mencetak generasi Qur’ani sekaligus siap menghadapi tantangan global."
"Murid TK A3 PAUDIH belajar mengenal rebana dengan penuh semangat, melatih ritme, kebersamaan, dan nilai Islami sejak dini."
Khutbah Jumat: Mutiara Hikmah dari Surah Al-‘Ashr
Demi Masa — Ayat yang Ringkas tetapi Kaya Pesan
Ustadz Adi mengawali khutbah dengan menyebut bahwa meskipun Surah Al-‘Ashr hanya memiliki beberapa ayat, isinya sangat dalam dan mencakup pedoman hidup. Ia mengutip perkataan Imam Syafi’i...
Continuous Improvement: Pendidikan Terbaik untuk Generasi Terbaik
Pendidikan adalah jalan panjang yang harus ditempuh dengan kesungguhan, kesabaran, dan strategi yang matang. LPI Hidayatullah meyakini bahwa generasi terbaik umat Islam hanya dapat lahir dari pendidikan terbaik — pendidikan yang tidak berhenti pada capaian saat ini, tetapi selalu bergerak melakukan continues improvement atau perbaikan berkelanjutan.
Melalui Rencana Strategis 2025–2030, LPIH menegaskan komitmennya untuk menghadirkan mutu pendidikan yang unggul. Perbaikan kualitas bukan sekadar slogan, melainkan langkah nyata yang mencakup penguatan visi keislaman, peningkatan kompetensi pendidik, serta pembaruan sarana dan metode pembelajaran.
Continues improvement berarti setiap kelemahan dijadikan peluang untuk belajar, setiap tantangan dibaca sebagai jalan menuju kemajuan. Semangat inilah yang diharapkan menumbuhkan budaya belajar di seluruh unit pendidikan — mulai PAUD hingga SMA — sehingga lahir generasi berakhlak mulia, cerdas, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Sebagaimana firman Allah SWT:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra’d: 11)
Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, LPI Hidayatullah menegaskan tekadnya: mendidik generasi penerus umat yang tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak. Karena pendidikan terbaik adalah investasi untuk melahirkan generasi terbaik.
Selasa, 16 September 2025, suasana SMA Islam Hidayatullah (SMAHA) terasa berbeda. Para siswa kelas IX SMP Hidayatullah datang untuk mengikuti kegiatan SMAHA Journey — sebuah program eksplorasi sekolah yang dirancang agar mereka bisa mengenal lebih dekat kehidupan di SMAHA.
Bukan sekadar tur keliling, peserta diajak merasakan langsung pengalaman belajar, melihat dinamika organisasi, hingga mencoba kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMAHA. Harapannya, mereka bisa mendapat gambaran yang lebih jelas dalam menyiapkan langkah menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Koordinator kegiatan, Ibu Widyawati Kedasih, S.Sn., menjelaskan:
“SMAHA Journey bertujuan untuk berbagi pengalaman belajar dan aktivitas yang ada di SMAHA.”
Kegiatan dikemas dalam bentuk interaktif. Para siswa berkeliling ke berbagai booth yang dijaga oleh guru dan OSIS SMAHA. Setiap booth punya tema berbeda, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mencoba, berdiskusi, dan berkreasi sesuai minat mereka.
Shafira Dynda Y., salah satu peserta, berbagi pengalamannya:
“Seru sekali. Banyak hal baru yang saya pelajari. Yang paling berkesan saat bisa membuat pesan rahasia dengan larutan kimia.”
SMAHA Journey bukan hanya kegiatan eksplorasi, tapi juga ajang silaturahmi antara SMAHA dan SMP Hidayatullah. Melalui kegiatan ini, siswa SMP mendapat gambaran nyata tentang potensi diri yang bisa mereka kembangkan jika bergabung dengan keluarga besar SMAHA.
Program ini akan terus berlanjut, membuka kesempatan bagi sekolah-sekolah lain untuk ikut merasakan pengalaman serupa.
SMP Islam Hidayatullah

Kewirausahaan merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikuasai oleh siswa agar mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Sebagai bagian dari pembelajaran praktis, SMP Islam Hidayatullah mengadakan kunjungan kokurikuler ke UMKM Tahu Serasi Bandungan, berlokasi di Jalan Legoksari, Duren, Bandungan, Kabupaten Semarang.
Kegiatan bertema “Menumbuhkan Semangat Entrepreneur di Usia Muda” ini dilaksanakan pada Rabu, 24 September 2025, pukul 12.30–16.00 WIB.
Peserta kegiatan adalah seluruh siswa kelas VII SMP Islam Hidayatullah.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan proses pembuatan tahu, manajemen usaha, hingga strategi pemasaran. Mereka juga diajak berinteraksi langsung dengan lingkungan sebagai sumber belajar.
Meskipun cuaca terik, siswa tetap terlihat tertib, antusias, dan bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Penanggung jawab kegiatan, Rita Yuli Lestari, S.Pd., menyampaikan:
“Melalui kegiatan kunjungan belajar ini, diharapkan siswa memperoleh pengalaman dan wawasan tentang cara membangun usaha hingga bisa berkembang, serta dapat menumbuhkan sikap wirausaha sejak dini.”
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam memberikan bekal keterampilan praktis sekaligus menumbuhkan jiwa kemandirian pada siswa.
SD ISLAM HIDAYATULLAH

Pada tanggal 3 dan 4 Oktober 2025, SD Islam Hidayatullah menggelar kegiatan Market Day sebagai bagian dari puncak tema semester 1 dengan fokus pada kreativitas dan kewirausahaan.
Acara ini diikuti oleh seluruh murid, didukung oleh orang tua wali murid, dan berlangsung di lingkungan SDIH.
Market Day dirancang untuk melatih anak-anak agar berani berkreasi sekaligus mengembangkan jiwa wirausaha. Anak-anak belajar mengenal peran sebagai penjual maupun pembeli, melatih keterampilan berkomunikasi, mengatur keuangan sederhana, serta menumbuhkan sikap jujur dalam bertransaksi.
Sejak pagi suasana sekolah terasa meriah dan menyenangkan. Anak-anak tampak antusias menjalani peran masing-masing. Ada yang sibuk menawarkan barang dagangan, ada yang bersemangat berbelanja di lapak teman-temannya.
Kemeriahan ini tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga oleh para orang tua yang turut hadir. Di sela kegiatan, orang tua menerima laporan hasil belajar anak per 4 bulanan (mid semester), sehingga kegiatan ini menjadi ajang yang hangat untuk melihat perkembangan anak baik di bidang akademik maupun keterampilan praktis.
Market Day bukan hanya kegiatan jual beli semata, tetapi juga pembelajaran nyata tentang kerja sama, kemandirian, kreativitas, dan nilai-nilai Islami dalam berwirausaha. Harapannya, pengalaman ini dapat menjadi bekal penting bagi siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang mandiri, jujur, dan berdaya saing

SD ISLAM HIDAYATULLAH 02
Suasana meriah Festival Ceria 2025 di SD Islam Hidayatullah 02 menjadi momen penting bagi sekolah ini. Tidak hanya menghadirkan keceriaan bagi ratusan anak TK dari 53 sekolah se-Kota Semarang, acara yang digelar pada Sabtu, 27 September 2025 itu juga menjadi ajang pengenalan program unggulan terbaru SDIH 02.
Dalam sambutannya, Kepala SD Islam Hidayatullah 02, Ibu Ratna Arum Sari, S.S., menyampaikan bahwa mulai tahun ajaran 2026/2027 akan dibuka kelas tahfiz dan kelas bilingual.
Dua program ini dirancang untuk menjawab harapan masyarakat: mencetak generasi Qur’ani sekaligus siap menghadapi tantangan global.
“Mulai tahun ajaran 2026/2027, insyaallah SDIH 02 membuka program unggulan khusus, yakni kelas tahfiz dan bilingual. Kedua program ini menjawab harapan dari masyarakat,” tutur Bu Nana, sapaan akrab beliau.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Abul Yatama, Bapak Hasan Toha, M.B.A., menyampaikan dukungan penuh. Beliau menegaskan pentingnya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menanamkan kecintaan pada Al-Qur’an sejak dini.
Apresiasi turut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bapak Dr. Bambang Pramusinto, S.H., S.I.P., M.Si., yang menyebut SDIH 02 sebagai sekolah inspiratif, baik bagi SD swasta maupun negeri.
Dengan hadirnya program kelas tahfiz dan kelas bilingual, SDIH 02 menegaskan komitmennya untuk memberikan pendidikan terbaik bagi generasi terbaik — anak-anak yang kuat dalam iman, berakhlak Qur’ani, sekaligus memiliki keterampilan bahasa yang membekali mereka di masa depan.

Pada Jumat, 26 September 2025, murid-murid TK A3 PAUD Islam Hidayatullah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler rebana yang diadakan di ruang sentra Olah Tubuh dan Musik.
Kegiatan ini memperkenalkan anak pada salah satu alat musik tradisional yang dekat dengan budaya dan nuansa Islami.
Melalui rebana, anak-anak tidak hanya belajar ritme dan koordinasi gerak, tetapi juga dilatih untuk disiplin, percaya diri, dan bekerja sama saat bermain musik bersama teman-temannya.
Sejak awal kegiatan, suasana terlihat ceria dan penuh semangat. Anak-anak duduk melingkar, mengawali kegiatan dengan berdoa. Guru rebana kemudian menjelaskan proses pembuatan rebana serta cara memegangnya dengan benar.
Anak-anak bergantian mengambil rebana kecil, lalu mencoba mengikuti irama ketukan sederhana yang dipandu guru. Tawa, senyum, dan sorakan kecil muncul ketika mereka berhasil menabuh dengan kompak.
Selain mengasah keterampilan motorik dan rasa ritme, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai spiritual karena rebana kerap digunakan dalam lagu-lagu religi. Dengan begitu, anak belajar bahwa musik dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus mempererat kebersamaan.
Kegiatan ditutup dengan suasana hangat dan penuh keceriaan, menjadi momen belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

🌿 Hikmah
Ustadz Adi mengawali khutbah dengan menyebut bahwa meskipun Surah Al-‘Ashr hanya memiliki beberapa ayat, isinya sangat dalam dan mencakup pedoman hidup. Ia mengutip perkataan Imam Syafi’i bahwa jika hanya surat ini yang diturunkan, sudah cukup sebagai petunjuk bagi manusia.
Surah Al-‘Ashr berbunyi:
“Demi masa. Sungguh manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal shaleh, saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran.”
Ustadz Adi menyampaikan bahwa Allah memulai dengan sumpah “Demi Masa” agar kita menyadari pentingnya setiap waktu yang kita miliki.
Dalam penjelasannya, Ustadz Adi memaparkan empat syarat agar kita tidak termasuk manusia yang rugi menurut Surah Al-‘Ashr:
Iman adalah pondasi; seseorang yang benar-benar beriman akan tunduk dan patuh kepada Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan.
Iman tanpa tindakan adalah kosong. Keimanan itu harus tercermin dalam perbuatan dan lisan yang baik.
Kita diajak untuk saling mengingatkan dalam hal kebaikan, bukan saling menghakimi atau memprovokasi.
Dalam menghadapi ujian hidup, kita perlu menguatkan satu sama lain agar tetap sabar dan istiqamah.
Ustadz Adi menambahkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
“Orang yang paling merasakan manisnya iman adalah dia yang ridha kepada Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai rasulnya.” (HR. Muslim)
Hadits ini memperkuat bahwa iman yang sejati menuntun seseorang kepada ketundukan dan kedamaian batin.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa iman bisa bertambah dan berkurang — bertambah ketika seseorang tidak hanya percaya, tetapi juga beramal saleh; berkurang bila seseorang menjauh dari perintah Allah atau terjerumus dalam dosa.
Khutbah ditutup dengan harapan agar semua jamaah menjadi orang-orang yang beriman, beramal shaleh, saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Ustadz Adi juga mengajak agar kita mengisi waktu dengan kebaikan dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang Allah berikan.
Semoga Allah menjaga kita dari kerugian terbesar di akhirat dan menjadikan kita termasuk golongan yang Dia ridhoi.