

E-Buletin Hidayatullah | Edisi 16
Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT, E-Buletin Hidayatullah Edisi 16 kembali hadir menyapa pembaca dengan berbagai informasi kegiatan dan capaian pendidikan yang patut disyukuri bersama. Edisi ini merekam ikhtiar berkelanjutan seluruh satuan pendidikan Hidayatullah dalam membangun lingkungan belajar yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.
Sorotan utama edisi ini adalah capaian membanggakan SD Islam Hidayatullah yang berhasil meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2025. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang terintegrasi dengan nilai keislaman, serta hasil sinergi seluruh warga sekolah dan pemangku kepentingan.
Selain itu, e-buletin edisi ini juga mengulas beragam kegiatan pembinaan dan penguatan karakter di lingkungan sekolah. Mulai dari pelaksanaan asesmen dan classmeeting yang edukatif dan bermakna, kegiatan upacara bendera di jenjang pendidikan usia dini sebagai bagian dari pendidikan karakter, hingga kegiatan menulis surat untuk orang tua yang menghadirkan refleksi dan empati mendalam bagi peserta didik.
Di sisi lain, perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan civitas akademika juga menjadi bagian penting dalam edisi ini. Kegiatan cek kesehatan gratis dan pembekalan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi guru dan karyawan SMA Islam Hidayatullah Semarang menunjukkan keseriusan sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan siap menghadapi situasi darurat.
Kami berharap E-Buletin Hidayatullah Edisi 16 ini dapat menjadi media informasi, inspirasi, dan penguat rasa bangga terhadap ikhtiar pendidikan yang terus bertumbuh. Semoga setiap langkah yang dihadirkan menjadi bagian dari amal kebaikan dan kontribusi nyata dalam mencetak generasi beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta peduli terhadap lingkungan dan sesama.
Selamat membaca.
Redaksi
Warta terkini perkembangan sekolah & kegiatan siswa selama sepekan yang dirangkum dalam buletin online informatif dan mudah diakses kapan saja dengan akses internet.
PEMBUKAAN SPMB TAHUN AJARAN 2026/2027
Eko Wahyu D., M.Pd.
Adi Suipto, S.Pd.
Suci Wulansari, M.Pd.
Pimpinan Redaksi
Tarto, M.Pd.
Dewan Redaksi
Videa Salsabila W., S.K.M.
Devi Anggraini, S.M.
Yasiva Ayu P., S.Pd.
Kontributor:
Kehumasan PAUDIH
Kehumasan SDIH
Kehumasan SDIH 02
Kehumasan SMPIH
Kehumasan SMAIH
Beragam layanan pemeriksaan kesehatan diberikan dalam kegiatan ini. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pengecekan tekanan darah, pengukuran lingkar perut, skrining kebiasaan merokok, skrining kesehatan jiwa, skrining TBC, serta pemeriksaan laboratorium berupa gula darah, kolesterol total..
Suasana Haru Mewarnai Kegiatan Menulis Surat untuk Ibu di SMP Islam Hidayatullah
Sejumlah siswi terlihat menitikkan air mata saat menulis surat. Keheningan kelas diiringi isak haru menjadi gambaran kuat dari ketulusan perasaan yang mereka ungkapkan. Wali kelas mendampingi dengan penuh empati dan memberikan ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan emosi mereka.
Rangkaian classmeet dan kegiatan pendukung ini, SD Islam Hidayatullah Semarang tidak hanya memberikan ruang rekreasi pasca ujian, tetapi juga menghadirkan pembelajaran bermakna yang menumbuhkan karakter, kebersamaan, serta kepedulian sosial. Kegiatan ini diharapkan menjadi pengalaman positif yang mendukung tumbuh kembang murid secara menyeluruh.
Asesmen Akhir Semester bertujuan untuk mengukur kompetensi murid secara menyeluruh, baik dari aspek pengetahuan, pemahaman materi, maupun kemampuan menerapkan hasil belajar. Hasil asesmen ini diharapkan mampu...
Kegiatan upacara bendera menjadi sarana pembelajaran untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, anak-anak dikenalkan pada simbol-simbol negara, seperti bendera Merah Putih, serta makna mencintai tanah air dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.
Psikologi perkembangan dan teori kecerdasan majemuk menunjukkan bahwa anak bisa unggul dalam banyak bidang—bahasa, logika, seni, hubungan sosial, atau ketangkasan. Ketika sisi terbaik mereka diakui, anak merasa diterima, lebih percaya diri, dan lebih termotivasi.

Semarang — SMA Islam Hidayatullah Semarang (SMAHA) menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh guru dan karyawan pada Jumat, 5 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Biologi SMAHA dan terlaksana melalui kerja sama dengan Puskesmas Padangsari sebagai upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat dan aman.
Beragam layanan pemeriksaan kesehatan diberikan dalam kegiatan ini. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pengecekan tekanan darah, pengukuran lingkar perut, skrining kebiasaan merokok, skrining kesehatan jiwa, skrining TBC, serta pemeriksaan laboratorium berupa gula darah, kolesterol total, trigliserida, HDL, LDL, dan pemeriksaan IVA. Seluruh rangkaian pemeriksaan dilakukan secara terstruktur untuk mendeteksi kondisi kesehatan peserta sejak dini.
Seluruh guru dan karyawan SMAHA tampak antusias mengikuti kegiatan cek kesehatan gratis. Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai penunjang produktivitas kerja dan kualitas layanan pendidikan.
Setelah pelaksanaan cek kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Pelatihan ini bertujuan membekali guru dan karyawan dengan pengetahuan serta keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat medis yang dapat terjadi di lingkungan sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Koordinator Kegiatan, Ibu Sri Widayati, S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan CKG dan BHD merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan sekolah sehat dan aman.
“SMAHA menyelenggarakan dua kegiatan penting secara bersamaan, yaitu memastikan kondisi kesehatan guru dan karyawan, sekaligus membekali mereka dengan kemampuan Bantuan Hidup Dasar yang dapat menyelamatkan nyawa saat terjadi kondisi darurat di sekolah,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SMAHA berharap seluruh civitas akademika semakin peduli terhadap kesehatan serta memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. Dengan demikian, lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas dapat terus terwujud.
SMP Islam Hidayatullah
Dalam rangka memperingati Hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember, SMP Islam Hidayatullah menggelar kegiatan bermakna bertajuk Menulis Surat untuk Ibu pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta, hormat, dan terima kasih siswa kepada sosok ibu melalui media surat.
Kegiatan diawali dengan sesi penyampaian materi yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama untuk kelas putri dibimbing oleh Ibu Eko Bunga Emi Marisa, S.Pd., sedangkan sesi kedua untuk kelas putra diisi dengan materi Tips Menulis Surat yang disampaikan oleh Bapak Sutasmin, S.Pd. Seluruh rangkaian pembekalan dilaksanakan di musala sekolah. Para pemateri memberikan arahan, motivasi, serta panduan dalam merangkai kata-kata yang tulus dan bermakna.
Setelah sesi pembekalan, para siswa kembali ke kelas masing-masing dengan pendampingan wali kelas dan pendamping wali kelas. Suasana reflektif mulai terasa ketika siswa menyaksikan film pendek berjudul Surat untuk Ibu yang mengangkat kisah hubungan emosional antara seorang ibu dan anaknya.
Puncak kegiatan berlangsung saat siswa menerima kertas surat khusus dan diminta menuliskan surat pribadi untuk ibu masing-masing. Melalui kegiatan ini, siswa diajak merenungkan peran, pengorbanan, serta kasih sayang ibu, kemudian menuangkannya dalam bentuk tulisan.
Suasana haru tampak jelas, khususnya di kelas putri. Sejumlah siswi terlihat menitikkan air mata saat menulis surat. Keheningan kelas diiringi isak haru menjadi gambaran kuat dari ketulusan perasaan yang mereka ungkapkan. Wali kelas mendampingi dengan penuh empati dan memberikan ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan emosi mereka.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momen yang benar-benar dirasakan oleh anak-anak. Surat ini adalah bentuk apresiasi yang tulus dan bernilai tinggi bagi seorang ibu,” ujar salah satu pemateri.
Surat-surat yang telah ditulis rencananya akan diserahkan langsung kepada para ibu pada saat penerimaan rapor siswa yang dijadwalkan pada Jumat, 19 Desember 2025. Penyerahan tersebut diharapkan dapat menjadi momen hangat dan berkesan bagi siswa dan orang tua.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pembiasaan positif di SMP Islam Hidayatullah dalam membangun karakter siswa yang berempati, berakhlak, serta menghargai peran keluarga, khususnya orang tua.

SD ISLAM HIDAYATULLAH

Jakarta — SD Islam Hidayatullah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan diserahkan pada Kamis, 11 Desember 2025, bertempat di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Dalam acara penyerahan penghargaan tersebut, SD Islam Hidayatullah diwakili oleh Kepala Sekolah. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, yang memberikan motivasi kepada seluruh penerima penghargaan agar terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sebagai upaya pencegahan bencana alam. Ia juga menyinggung sejumlah bencana yang terjadi di wilayah Aceh dan Sumatera sebagai dampak dari kerusakan lingkungan, sehingga diperlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk satuan pendidikan, dalam menjaga keseimbangan alam.
Capaian Adiwiyata Nasional Tahun 2025 merupakan hasil kerja keras dan komitmen berkelanjutan seluruh warga sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan. Sebelumnya, SD Islam Hidayatullah telah meraih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kota Semarang pada tahun 2021, serta Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2024.
Prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif yang melibatkan peran aktif guru, peserta didik, komite sekolah, orang tua siswa, serta dukungan dari LPI Hidayatullah dan Yayasan Abul Yatama, termasuk seluruh pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Sinergi tersebut menjadi fondasi utama dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Bagi SD Islam Hidayatullah, kepedulian terhadap lingkungan hidup tidak hanya menjadi program sekolah, tetapi juga bagian dari nilai ibadah kepada Allah SWT. Nilai-nilai menjaga kebersihan dan kelestarian alam ditanamkan sejak dini kepada peserta didik sebagai bentuk tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi.
Diharapkan, penghargaan Adiwiyata Nasional ini dapat menjadi motivasi bagi SD Islam Hidayatullah untuk terus menjaga dan menguatkan budaya peduli lingkungan. Sekolah berkomitmen melahirkan generasi yang berkarakter, peduli, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup sebagai bekal menghadapi masa depan.

SD ISLAM HIDAYATULLAH 02
Semarang — SD Islam Hidayatullah 02 melaksanakan Asesmen Akhir Semester (AAS) pada Senin hingga Selasa, 1–9 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh murid kelas 1, 2, 3, dan 4 sebagai bagian dari evaluasi capaian pembelajaran pada akhir semester.
Pelaksanaan asesmen berlangsung dalam suasana yang kondusif dan tertib. Murid mengikuti setiap tahapan asesmen dengan penuh kesungguhan dan antusiasme. Sebelum asesmen dimulai, sebagian murid memanfaatkan waktu untuk belajar dan mengulang materi di dalam kelas sebagai bentuk kesiapan dan tanggung jawab terhadap proses belajar.
Asesmen Akhir Semester bertujuan untuk mengukur kompetensi murid secara menyeluruh, baik dari aspek pengetahuan, pemahaman materi, maupun kemampuan menerapkan hasil belajar. Hasil asesmen ini diharapkan mampu memberikan gambaran objektif mengenai perkembangan belajar murid selama satu semester.
Meskipun berada dalam masa asesmen, pembiasaan karakter tetap menjadi perhatian sekolah. Murid tetap mendapatkan kesempatan untuk mengaji dan melaksanakan salat Duha sebelum memulai kegiatan asesmen.
Wakil Kepala Sekolah SD Islam Hidayatullah 02, Ibu Wiwik, menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan asesmen.
“Alhamdulillah, secara umum pelaksanaan asesmen berjalan dengan lancar. Anak-anak tetap dapat mengaji dan melaksanakan salat Duha. Kami bersyukur mereka dapat mengerjakan soal dengan baik dan telah berusaha sesuai kemampuan terbaik masing-masing. Semoga hasil yang diperoleh juga optimal,” ujarnya.
Secara keseluruhan, Asesmen Akhir Semester di SD Islam Hidayatullah 02 berlangsung dengan baik. Hasil asesmen ini diharapkan menjadi bahan evaluasi pembelajaran sekaligus pijakan bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan sekolah yang unggul serta berkarakter.

Semarang — TK Islam Hidayatullah menggelar upacara bendera pada Senin, 1 Desember 2025, di halaman sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa Kelompok A dan Kelompok B sebagai bagian dari pembinaan karakter dan pengenalan nilai kebangsaan sejak usia dini.
Upacara bendera dilaksanakan dengan durasi yang disesuaikan dengan perkembangan anak. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan tertib dan khidmat. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan upacara, mulai dari berbaris, sikap hormat, hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya sesuai kemampuan mereka.
Kegiatan upacara bendera menjadi sarana pembelajaran untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, anak-anak dikenalkan pada simbol-simbol negara, seperti bendera Merah Putih, serta makna mencintai tanah air dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.
Sebelum hari pelaksanaan, para siswa telah mengikuti latihan upacara dengan bimbingan guru. Dalam sesi latihan tersebut, terlihat semangat dan rasa percaya diri para petugas upacara yang berusaha menjalankan tugas masing-masing dengan baik.
Pada hari pelaksanaan, para petugas upacara telah bersiap sejak pagi. Guru-guru turut mendampingi dan mengarahkan peserta agar barisan tertata rapi. Selama upacara berlangsung, anak-anak menunjukkan sikap tertib dan mampu mengikuti arahan dengan baik.
Lagu Indonesia Raya dikumandangkan dengan penuh semangat, diikuti oleh seluruh peserta upacara. Rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga selesai dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi para siswa.
Selain menanamkan nilai kebangsaan, upacara bendera di TK Islam Hidayatullah juga dipadukan dengan pembiasaan nilai keislaman. Kegiatan diawali dengan doa dan pembiasaan sikap saling menghormati sebagai bagian dari pembentukan akhlak mulia sejak dini.
Upacara bendera ini menjadi bagian dari upaya TK Islam Hidayatullah dalam membangun karakter peserta didik sejak usia dini. Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, sekolah berharap dapat menumbuhkan generasi yang berakhlak baik, cinta tanah air, dan memiliki sikap tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Tajuk Redaksi
Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, kita masih sering terjebak pada kebiasaan menilai anak dengan ukuran yang seragam. Padahal, setiap anak memiliki potensi unik yang tidak dapat diukur hanya melalui nilai akademik atau kedisiplinan di kelas. Mengakui keberagaman ini adalah langkah awal untuk menciptakan pembelajaran yang lebih manusiawi dan inklusif.
Psikologi perkembangan dan teori kecerdasan majemuk menunjukkan bahwa anak bisa unggul dalam banyak bidang—bahasa, logika, seni, hubungan sosial, atau ketangkasan. Ketika sisi terbaik mereka diakui, anak merasa diterima, lebih percaya diri, dan lebih termotivasi.
Penguatan pada potensi positif mampu membentuk karakter, mengurangi tekanan, dan membantu anak membangun identitas diri yang sehat. Anak yang aktif, pendiam, kritis, atau lambat memahami pelajaran pun memiliki kekuatan tersendiri jika dilihat dengan sudut pandang yang tepat.
Sekolah perlu menyediakan ruang bagi beragam potensi melalui pembelajaran diferensiatif, asesmen autentik, dan kegiatan yang mewadahi minat serta bakat anak.
Orang tua berperan penting dalam menghindari perbandingan, memberikan kesempatan eksplorasi, dan bekerja sama dengan guru untuk memahami karakter dan kekuatan anak secara objektif.
Setiap anak membawa sinar yang berbeda. Tugas sekolah, keluarga, dan masyarakat adalah memastikan sinar itu menemukan tempat untuk bersinar. Dengan perspektif yang lebih menghargai keunikan, kita membuka jalan bagi generasi yang tumbuh percaya diri, berkarakter, dan memahami nilai diri mereka yang sebenarnya.