Pengertian Kegiatan Parenting Sekolah
Kegiatan parenting sekolah adalah rangkaian program edukatif yang dirancang oleh sekolah untuk memberikan pembinaan, edukasi, dan pendampingan kepada orang tua dalam menjalankan peran pengasuhan anak secara selaras dengan nilai dan visi pendidikan sekolah.
Secara konseptual, kegiatan parenting sekolah bertujuan untuk menyamakan persepsi antara orang tua dan sekolah, sehingga proses pendidikan anak berlangsung konsisten antara lingkungan rumah dan lingkungan sekolah.
Dalam konteks pendidikan modern, parenting sekolah tidak dipahami sebagai acara seremonial semata, melainkan sebagai strategi kolaboratif untuk mendukung perkembangan akademik, emosional, sosial, dan karakter anak.
Mengapa Kegiatan Parenting Sekolah Penting?
Berbagai penelitian pendidikan menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak memiliki dampak signifikan terhadap keberhasilan belajar dan pembentukan karakter.
Kegiatan parenting sekolah penting karena:
- Anak menghabiskan waktu lebih banyak di rumah dibandingkan di sekolah
- Pola asuh di rumah sangat memengaruhi sikap belajar anak
- Ketidaksinkronan nilai rumah dan sekolah dapat menghambat perkembangan anak
UNESCO dan UNICEF menekankan bahwa kemitraan sekolah dan keluarga merupakan salah satu pilar utama pendidikan berkualitas.
Tujuan Kegiatan Parenting Sekolah
1. Menyamakan Pola Asuh Orang Tua
Melalui kegiatan parenting, sekolah membantu orang tua memahami:
- Tahap perkembangan anak
- Pendekatan pengasuhan yang sesuai usia
- Nilai-nilai yang sedang dibangun di sekolah
2. Meningkatkan Pemahaman Orang Tua terhadap Pendidikan Anak
Orang tua tidak hanya mengetahui apa yang diajarkan, tetapi juga bagaimana dan mengapa suatu pendekatan diterapkan.
3. Membentuk Lingkungan Pendidikan yang Konsisten
Ketika rumah dan sekolah berjalan selaras, anak akan merasa aman, dihargai, dan lebih mudah menginternalisasi nilai serta disiplin.
Bentuk dan Model Kegiatan Parenting Sekolah
Kegiatan parenting sekolah dapat disusun dalam berbagai bentuk, antara lain:
1. Seminar dan Workshop Parenting
Biasanya menghadirkan:
- Psikolog anak
- Praktisi pendidikan
- Guru berpengalaman
Topik disesuaikan dengan jenjang usia anak dan kebutuhan orang tua.
BACA JUGA: SD Islam Hidayatullah juga mengadakan kegiatan parenting
2. Kelas Parenting Berkala
Kegiatan ini dilakukan secara rutin dan bersifat lebih interaktif, seperti:
- Diskusi kelompok
- Studi kasus
- Tanya jawab seputar permasalahan anak
3. Konsultasi Orang Tua dan Guru
Memberikan ruang komunikasi dua arah antara guru dan orang tua untuk membahas perkembangan anak secara individual.
Contoh Kegiatan Parenting SD
Berikut adalah contoh kegiatan parenting SD yang umum diterapkan dan terbukti efektif:
1. Parenting tentang Pendampingan Belajar Anak SD
Tujuan:
Membantu orang tua memahami cara mendampingi anak belajar tanpa tekanan.
Materi meliputi:
- Karakteristik anak usia SD
- Kesalahan umum dalam mendampingi PR
- Cara membangun motivasi belajar anak
2. Parenting Pendidikan Karakter dan Adab Anak
Fokus kegiatan:
- Pembiasaan sikap disiplin
- Tanggung jawab
- Etika berkomunikasi
Biasanya dikaitkan dengan nilai-nilai yang sedang ditanamkan sekolah.
3. Parenting Pengelolaan Emosi Anak Usia SD
Topik yang dibahas:
- Cara menghadapi anak tantrum
- Mengelola emosi anak saat gagal
- Membangun kepercayaan diri anak
Kegiatan ini penting karena usia SD merupakan masa pembentukan regulasi emosi.
4. Parenting Literasi Digital dan Penggunaan Gadget
Isi materi:
- Dampak gadget bagi anak SD
- Aturan penggunaan perangkat digital
- Peran orang tua dalam pengawasan media
Topik ini sangat relevan dengan tantangan pendidikan masa kini.
5. Parenting Kolaborasi Rumah dan Sekolah
Kegiatan ini menekankan:
- Peran orang tua sebagai mitra sekolah
- Etika komunikasi orang tua dan guru
- Dukungan orang tua terhadap program sekolah
Peran Sekolah dalam Menyukseskan Kegiatan Parenting
Agar kegiatan parenting sekolah berjalan efektif, sekolah perlu:
- Menyusun program berdasarkan kebutuhan orang tua
- Menghadirkan narasumber yang kompeten
- Menyampaikan materi dengan bahasa yang aplikatif
- Menjadikan parenting sebagai program berkelanjutan, bukan acara tahunan semata
Sekolah yang konsisten menjalankan parenting menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan anak secara utuh, bukan hanya aspek akademik.
Kegiatan parenting sekolah adalah program strategis untuk membangun sinergi antara orang tua dan sekolah dalam mendidik anak. Melalui kegiatan ini, orang tua dibekali pemahaman yang tepat tentang pengasuhan, sementara sekolah memastikan nilai dan pendekatan pendidikan berjalan konsisten.
Contoh kegiatan parenting SD seperti pendampingan belajar, pendidikan karakter, dan literasi digital menjadi bukti bahwa parenting sekolah berperan besar dalam membentuk generasi yang berkarakter dan siap belajar.
Referensi dan Sumber Artikel:
- https://www.unicef.org/parenting
- https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000374802
- https://developingchild.harvard.edu/science/key-concepts/relationships/
- https://www.simplypsychology.org/parenting-styles.html
