LPI HIDAYATULLAH- Memperoleh kesuksesan tentu menjadi dambaan semua orang. Kesuksesan dianggap menjadi suatu pencapaian tertinggi dan sumber kebahagiaan. Beragam cara dan upaya kita lakukan demi meraih kesuksesan. Namun apakah kesuksesan hanya diukur dari kesuksesaan duniawi saja? Tentu saja tidak.

Seseorang yang berupaya mencari kesuksesaan akhirat, maka kesuksesan duniawi secara otomatis juga akan diperolehnya. Bahkan menurut Nabi Muhammad SAW, ada 3 kunci utama dalam meraih kesuksesaan dunia maupun akhirat. Lantas apa saja? Yuk simak penjelasannya.

  1. Takwa

Takwa adalah kunci kesuksesaan yang paling utama. Seperti kata Imam Al-Ghazali bahwa takwa adalah menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah SWT. Didalam Al-Qur’an juga sering disebutkan dalam surat Al-Imran ayat 102:

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa kepadaNya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.”

Dalam hal ini. takwa adalah kunci penting menggapai kesuksesan. Dengan takwa, tentunya kita akan terhindar dari permasalahan di dunia.

  1. Birrul Walidain (Berbakti pada orang tua)

Nah, kunci kesuksesan yang kedua ini merupakan salah satu kunci sukses yang krusial. Kita bisa lihat bagaimana pengaruh orang tua dalam kesuksesan anaknya. Sangat signifikan bukan?

Penegasan perkara birrul walidain atau bakti kepada orang tua terdapat dalam Q.S. An-Nisa ayat 36, yang artinya “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua”

Kemudian ditegaskan kembali pada hadist Nabi SAW, “Amal apa yang paling dicintai Allah ‘Azza Wa Jalla?”. Nabi bersabda: “Shalat pada waktunya”. Ibnu Mas’ud bertanya lagi: “Lalu apa lagi? Nabi menjawab: “Lalu birrul walidain”. Ibnu Mas’ud bertanya lagi: “Lalu apa lagi?”. Nabi menjawab: “Jihad fi sabilillah”. Demikian yang beliau katakan, andai aku bertanya lagi, nampaknya beliau akan menambahkan lagi” (HR. Bukhari dan Muslim).

Marilah kita senantiasa berbakti kepada orang tua. Bahagiakan orangtua yang melahirkan dan merawat kita sejak kecil. Jangan membantah, berbicara kasar, maupun berperilaku tidak sopan terhadap orang tua kita. Ridho orang tua kita adalah bagian dari ridho Allah SWT.

  1. Perbanyak doa

Kunci kesuksesaan yang terakhir yakni doa. Ya, doa tentunya lekat dalam kehidupan kita sebagai umat islam. Setiap melaksanakan ibadah, di akhir sesi akan disambut dengan munajat doa. Setiap ada masalah tentunya doa menjadi senjata mujarab umat Islam.

Bukankah Allah SWT maha mengabulkan segala permohonan hambanya? Bahkan keberadaan Allah itu sangat dekat dibandingkan apapun sebagaimana dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 186, yang artinya “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Untuk itu, marilah kita perbanyak doa, bermunajat kepada Allah SWT agar segala urusan kita diperlancar, terutama dalam upaya meraih kesuksesaan dunia dan akhirat.

Nah, itulah 3 kunci utama kesuksesan menurut Nabi Muhammad SAW. Untuk menjadi sukses memang tidaklah mudah seperti membalikan telapak tangan. Namun tak ada salahnya, jika kita umat islam senantiasa meneladani dan mengamalkan kunci sukses dari Baginda kita, Nabi Muhammad SAW yakni bertakwa, berbakti dan perbanyak doa.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!